STIE Bisnis Indonesia Pemenang Peneliti Senior Terbaik I pada FRPS-VI

(26 -27 Juni 2013)

 

Setiap tahunya Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia (DPbS-BI) berkerjasaman dengan Ikatan Ahli Ekonomi Syariah (IAEI) melakukan Forum Riset Perbakan Syariah (FRPS), yang bertujuan untuk mendorong minat akademisi, peneliti dan masyarakat secara umum melakukan riset perbankan dan keuangan syariah.

Forum ini menjadi sarana untuk membangkitkan minat penelitian aplikatif berbagai kalangan, menjadi forum apresiasi bagi peneliti dan akademisi, serta media pertukaran ide dan menguji konsepsi pemikiran untuk diterapkan dalam rangka memajukan perbankan syariah nasional. Dalam kesempatan ini, Ivo Sabrina, ME.Sy, selaku Ketua Jurusan Akuntasi dan Ketua Pusat Studi Syariah yang mewakili STIE Bisnis Indonesia, mendapat penghargaan Peneliti Senior Terbaik Satu dengan judul paper “Efektivitas Kebijakan Operasi Moneter Syariah Terhadap Sistim Liquiditas Bank Syariah”

Proses seleksi dari Paper yang terkumpul pada Forum Riset Perbankan Syariah VI (FRPS) adalah 136 paper. Selanjutnya dilakukan tahap reviewer dan penjurian sehingga terpilih 12 finalis yang diberangkatkan ke Banjarmasin untuk mempresentasikan papernya. Dari 12 finalis maka terpilihlah 6 paper terbaik yaitu 3 kategori peneliti muda dan 3 kategori peneliti senior.

Berikut Abstract Paper:

ABSTRACT

Islamic banking industry requires Sharia Monetary Operations because in general there is a potential liquidity. The objective of this research is to evaluate the policy effectiveness of Sharia Monetary Operations to Bank Indonesia in managing liquidity and its effects in the liquidity stability of Islamic Banking. To achieve the purpose of the study, analyses used two approaches, the simultaneous methods. Firstly: a quantitative approach with models VECM which used the data based on the monthly period of 2001.1 to 2012.2, Secondly: a non-quantitative approach in Islamic perspective which used a model approach TSR (String Tawhidi Relation). The research indicated that efficiency of Sharia Monetary Operations to Bank Indonesia in managing the liquidity in the Islamic banking industry, was adequately effective. In addition, it was efficient to the target of monetary policy in the prospective of the analysis result of Variance decomposition which SBIS was the greatest contributor in explaining movements of DPK in short-term in the first period, similarly, the movement of the ROE. While for monetary policy targets seen in shock SBIS contribution to M0 seem quite satisfactory, although relatively insufficient because the issuance of SBIS was on a small scale that is only applied into BUS and UUS.

Keywords: Bank Indonesia Sharia Certificate (SBIS), Open Market Operation (OMO), Tauhidi String Relation (TSR)

 

http://www.forumriset.iaei-pusat.org/berita-144-pengumuman-12-finalis-forum-riset-perbankan-syariah-vi.html

http://forumriset.iaei-pusat.org/berita-145-pengumuman-6-paper-terbaik-frps-vi.html